Berita FAKTADAERAH.ID Hari ini

Berita Utama

Kalbar

Sepakbola

Lifestyle

14/08/2026

Wakapolres Sanggau Hadiri Launching Jembatan dan Sumur Bor yang Dipimpin Presiden Prabowo


Sanggau,faktadaerah.id Polda Kalbar - Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andi Pratomo, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan rapat virtual atau Zoom Meeting yang dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto dalam rangka launching jembatan dan sumur bor di Dusun Peripin, Desa Entikong, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kamis (13/8/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai dan diikuti sejumlah unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, serta perangkat kewilayahan. Kehadiran lintas instansi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.

Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andi Pratomo hadir bersama Pandiya Sterdam XII/Tanjungpura Mayor Abdul Halim. Turut hadir Danramil Entikong Kapten Warsidi, Danramil Jangkang Serma Mulyono, serta Danramil Bonti Peltu Rusdiantono.

Dari unsur pemerintah daerah, kegiatan dihadiri perwakilan Kecamatan Entikong yang diwakili Sekcam Entikong Asing, S.Hut. Sementara dari jajaran kepolisian hadir Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Entikong Bripka Pietter Simanjuntak, S.H.

Selain itu, turut hadir Babinsa Entikong Sertu Tejo, Babinsa Semanget Serka Dede, serta sekitar 10 tamu undangan. Kehadiran unsur kewilayahan tersebut memperlihatkan dukungan bersama terhadap pembangunan fasilitas yang diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam agenda tersebut, Presiden RI menyampaikan sejumlah hal terkait pelaksanaan launching jembatan dan sumur bor yang berada di Dusun Peripin, Desa Entikong. Kedua fasilitas tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan infrastruktur yang dapat mendukung konektivitas serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Entikong.

Namun, pelaksanaan komunikasi virtual sempat menghadapi kendala teknis berupa kualitas sinyal yang kurang baik. Kondisi tersebut menyebabkan sambungan Zoom Meeting sempat terputus sehingga komunikasi dalam kegiatan tidak berjalan secara optimal pada beberapa kesempatan.

Wakapolres Sanggau mengatakan, kehadiran jajaran Polres Sanggau dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, sekaligus memastikan unsur keamanan dan kewilayahan dapat berkoordinasi dengan baik selama kegiatan berlangsung.

“Kami dari Polres Sanggau mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran kami merupakan bagian dari sinergi bersama seluruh unsur di wilayah untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kompol Radian.


Menurutnya, pembangunan jembatan dan sumur bor memiliki arti penting bagi masyarakat, terlebih fasilitas tersebut berada di kawasan perbatasan. Infrastruktur yang memadai diharapkan dapat membantu aktivitas warga sekaligus mendukung mobilitas masyarakat dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Kami berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat. Sinergi antara pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat sangat diperlukan agar pembangunan yang ada benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan,” katanya.

Kegiatan Zoom Meeting dalam rangka launching jembatan dan sumur bor di Dusun Peripin tersebut berlangsung dengan aman dan tertib meskipun sempat terkendala gangguan sinyal. Polres Sanggau melalui jajaran Polsek Entikong berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan dan pelayanan masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Kabupaten Sanggau. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Publis : Syarif HB 

13/08/2026

Tiga Hari Disiagakan, Truk Tangki Air Dukung PERRAKAJU di Pampang Dua


Sanggau,faktadaerah.id Polda Kalbar - Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat kembali ditunjukkan Polsek Meliau, Polres Sanggau, Polda Kalimantan Barat. Jajaran Polsek Meliau menyalurkan bantuan air bersih untuk mendukung kegiatan Perkemahan Rabu, Kamis, Jumat (PERRAKAJU) Gugus IV Kecamatan Meliau di Bumi Perkemahan Desa Pampang Dua, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Rabu (12/8/2026).

Bantuan tersebut disalurkan mulai sekitar pukul 09.00 WIB dan diperuntukkan bagi kebutuhan sehari-hari peserta serta panitia selama pelaksanaan PERRAKAJU yang berlangsung pada 12 hingga 14 Agustus 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar berupa air bersih tetap tersedia selama kegiatan perkemahan berlangsung.

Bantuan air bersih tersebut merupakan inisiatif Kapolsek Meliau IPTU Supar yang menggandeng PT Mandara Prima Nusantara (MPN). Kolaborasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda, sekaligus memastikan pelaksanaan perkemahan berjalan nyaman dan lancar.

Untuk memenuhi kebutuhan air, PT MPN menyiapkan satu unit truk tangki berkapasitas 8.000 liter. Air yang disuplai kemudian dibawa ke lokasi perkemahan dan ditampung pada empat kolam terpal yang telah disiapkan sebelumnya oleh Polsek Meliau.

Kapolsek Meliau mengatakan penyediaan air bersih dilakukan setelah pihaknya melihat kebutuhan peserta dan panitia selama kegiatan perkemahan. Menurutnya, ketersediaan air merupakan kebutuhan mendasar yang harus dipastikan, terlebih kegiatan berlangsung selama beberapa hari dan melibatkan peserta dalam jumlah yang cukup banyak.

“Kami ingin memastikan kegiatan PERRAKAJU dapat berlangsung dengan baik tanpa terkendala kebutuhan dasar. Air bersih merupakan kebutuhan utama selama perkemahan, sehingga kami berinisiatif berkoordinasi dengan PT MPN agar pasokan air dapat tersedia selama kegiatan berlangsung,” ujar IPTU Supar.

Ia menjelaskan, truk tangki yang digunakan untuk menyuplai air bersih akan disiagakan di lokasi perkemahan selama tiga hari, terhitung mulai 12 hingga 14 Agustus 2026. Dengan pola tersebut, kebutuhan air selama kegiatan dapat diantisipasi dan pengisian ulang dapat dilakukan apabila persediaan mulai berkurang.

Dukungan tersebut juga menjadi bentuk sinergi antara kepolisian dan pihak swasta dalam membantu masyarakat. Selain mendukung kelancaran kegiatan PERRAKAJU, langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman, nyaman dan kondusif bagi seluruh peserta maupun panitia selama berada di lokasi perkemahan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian dan pelayanan kami kepada masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta membantu panitia dan peserta menjalankan seluruh rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman. Sinergi seperti ini akan terus kami dorong untuk kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Kapolsek.

Ketua Panitia PERRAKAJU Gugus IV Kecamatan Meliau, Ananto, A.Md., menyampaikan apresiasi kepada Polsek Meliau dan PT MPN atas dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu panitia memenuhi kebutuhan air bersih selama kegiatan berlangsung.

Penyediaan air bersih juga menjadi langkah cipta kondisi mengingat air Sungai Boyan di sekitar lokasi perkemahan masih dalam kondisi keruh yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI). Polsek Meliau berharap bantuan tersebut dapat memastikan kebutuhan air peserta tetap terpenuhi sekaligus mendukung kelancaran PERRAKAJU hingga selesai. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Publis : Syarif HB 

07/08/2026

Bangunan RTLH Hampir Rampung, Warga Tempapan Hulu Bangga dengan Program TMMD Reguler Ke-129


Sambas –faktadaerah.id Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-129 Kodim 1208/Sambas di Desa Tempapan Hulu terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Saat ini, pengerjaan RTLH telah memasuki tahap akhir dan hampir rampung, Kamis (06/08/26). 


Satgas TMMD bersama masyarakat terus bahu-membahu menyelesaikan sejumlah pekerjaan finishing agar rumah tersebut segera dapat ditempati oleh penerima manfaat. Semangat gotong royong yang terjalin menjadi salah satu kunci kelancaran pembangunan.


Pak Amat Warga Desa Tempapan Hulu mengaku sangat bangga dan bersyukur dengan hadirnya program TMMD Reguler Ke-129. Program tersebut dinilai memberikan manfaat nyata, khususnya dalam membantu masyarakat mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.

“Program TMMD ini sangat membantu masyarakat. Kami bangga dan berterima kasih kepada TNI yang telah bekerja bersama warga untuk membangun desa dan membantu masyarakat yang membutuhkan,” ungkap salah seorang warga.

Melalui pembangunan RTLH ini, Satgas TMMD Reguler Ke-129 berharap dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Publis : Syarif HB 

06/08/2026

Bangun Kolaborasi Lintas Instansi, Kapolres Sanggau Sambangi Seluruh Mitra Strategis di Entikong


Sanggau,faktadaerah.id Polda Kalbar - Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., terus memperkuat kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan negara. Melalui kunjungan kerja dan silaturahmi ke Kecamatan Entikong pada Rabu, 5 Agustus 2026, Kapolres bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Sanggau menyambangi sejumlah instansi strategis yang memiliki peran penting dalam pengamanan perbatasan Indonesia–Malaysia.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda awal Kapolres Sanggau sejak menjabat untuk memperkenalkan diri sekaligus membangun komunikasi yang lebih erat dengan seluruh pemangku kepentingan di kawasan perbatasan. Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kunjungan ini juga menjadi momentum menyerap berbagai aspirasi, informasi, dan masukan terkait kondisi keamanan serta tantangan yang dihadapi di wilayah Entikong.


Rombongan Kapolres tiba di Mapolsek Entikong sekitar pukul 11.30 WIB dan disambut langsung Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., bersama Wakapolsek Iptu Pintor Hutajulu serta para kanit dan panit. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan arahan kepada seluruh personel Polsek Entikong agar terus meningkatkan profesionalisme, soliditas internal, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan yang memiliki karakteristik tersendiri.

Dalam arahannya, AKBP Kadek Ary Mahardika menekankan bahwa wilayah perbatasan merupakan etalase negara sehingga seluruh personel Polri harus mampu menghadirkan rasa aman, pelayanan yang cepat, dan penegakan hukum yang profesional. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas serta memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait.

Usai memberikan arahan kepada personel, rombongan melanjutkan kunjungan ke Pos Komando Taktis (Kotis) Gabungan Satgas Pengamanan Perbatasan RI–Malaysia dan diterima oleh Dankima Lettu Rofiq. Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan mengenai penguatan sinergi pengamanan wilayah perbatasan serta pertukaran informasi dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan.

Dalam dialog tersebut, kedua institusi sepakat bahwa komunikasi yang cepat dan koordinasi yang berkesinambungan menjadi faktor penting dalam mencegah tindak pidana lintas batas, menjaga stabilitas keamanan, serta memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat yang bermukim di kawasan perbatasan.

Kunjungan kemudian berlanjut ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Entikong. Kapolres beserta rombongan diterima oleh Swit Siney. Pertemuan membahas pentingnya pengawasan terhadap lalu lintas komoditas antarnegara, khususnya produk hewan, ikan, tumbuhan, dan satwa yang dilindungi agar tidak terjadi pelanggaran terhadap ketentuan karantina maupun perdagangan ilegal.

Selanjutnya, Kapolres mengunjungi Kantor Bea Cukai Entikong dan diterima oleh Rudy Hendro. Dalam pertemuan tersebut dibahas kondisi pelayanan ekspor, pengawasan barang lintas negara, serta berbagai potensi kerawanan seperti penyelundupan narkotika, barang ilegal, hingga aktivitas melalui jalur-jalur tidak resmi yang memerlukan pengawasan bersama.

Kapolres juga melakukan silaturahmi ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong dan diterima langsung Kepala Kantor Imigrasi Fitra Isari, A.Md.Im., S.H., M.H. Pertemuan tersebut membahas pengawasan lalu lintas orang, pelaksanaan tugas Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora), pengelolaan deportasi warga negara Indonesia maupun asing, serta pentingnya koordinasi antarlembaga dalam menjaga keamanan wilayah perbatasan.

Rangkaian kunjungan ditutup di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong yang merupakan gerbang utama keluar masuk masyarakat antara Indonesia dan Malaysia. Kapolres bersama rombongan melakukan peninjauan area pelayanan, pemeriksaan dokumen pelintas, serta melihat langsung mekanisme kerja berbagai instansi yang bertugas di kawasan perbatasan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres meninjau area netral PLBN serta berdialog dengan petugas mengenai sistem pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai sinergi antarlembaga menjadi faktor utama dalam mewujudkan pelayanan lintas batas yang aman, tertib, efektif, dan tetap mengedepankan aspek keamanan negara.

Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika mengatakan bahwa seluruh instansi di kawasan perbatasan memiliki peran strategis yang saling melengkapi. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi yang baik harus terus dijaga agar setiap potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini.

“Perbatasan merupakan wajah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Karena itu, seluruh instansi harus berjalan seiring dalam menjaga keamanan, kelancaran pelayanan, serta melindungi kepentingan masyarakat. Polres Sanggau berkomitmen membangun sinergi yang kuat, saling berbagi informasi, dan menghadirkan pelayanan yang profesional serta humanis bagi masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar AKBP Kadek Ary Mahardika.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan menjaga keamanan kawasan perbatasan tidak dapat dilakukan oleh satu institusi saja. Dibutuhkan kolaborasi yang solid antara Polri, TNI, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, pengelola PLBN, dan seluruh pemangku kepentingan agar setiap tantangan, termasuk penyelundupan, narkotika, perdagangan ilegal, maupun kejahatan lintas negara dapat ditangani secara efektif.

Melalui kunjungan kerja tersebut, Polres Sanggau berharap hubungan kemitraan yang telah terjalin semakin kuat sehingga koordinasi operasional di lapangan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terpadu. Sinergitas yang baik juga diharapkan mampu mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, kondusif, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan negara di kawasan perbatasan.

Kegiatan kunjungan kerja dan silaturahmi berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh suasana keakraban. Semangat kebersamaan yang dibangun dalam agenda tersebut menjadi fondasi penting untuk memperkuat pengamanan wilayah perbatasan sekaligus mendukung pembangunan nasional melalui tata kelola perbatasan yang semakin profesional, modern, dan terintegrasi. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Publis : Syarif HB 

04/08/2026

Kapolres Sanggau Rangkul Tokoh Adat Melayu, Bangun Sinergi Demi Kamtibmas yang Kondusif


Sanggau, faktadaerah.id Polda Kalbar - Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., mempererat hubungan kemitraan dengan tokoh adat dan budaya melalui kunjungan silaturahmi ke Keraton Surya Negara Sanggau pada Senin (3/8/2026) pukul 08.30 WIB.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara Polri dengan lembaga adat dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkokoh persatuan, serta merawat nilai-nilai budaya yang menjadi identitas masyarakat Kabupaten Sanggau.


Kehadiran Kapolres Sanggau disambut langsung oleh Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau, Drs. Gusti Arman, M.Si. Turut hadir Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Sanggau Budi Darmawan, perwakilan Persatuan Orang Melayu (POM) Zulkifli, Haji Munawar, Julianto selaku tokoh masyarakat, serta sejumlah tokoh Melayu lainnya yang selama ini berperan aktif menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Sanggau.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Sanggau didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Sanggau. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan menjadi ruang dialog terbuka untuk memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dengan unsur adat sebagai mitra strategis dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Berbagai isu strategis turut menjadi pembahasan, mulai dari pentingnya pelestarian budaya Melayu, penguatan nilai persaudaraan, peningkatan toleransi antarwarga, hingga upaya bersama mencegah potensi gangguan kamtibmas. Seluruh pihak sepakat bahwa budaya dan kearifan lokal memiliki peran penting sebagai perekat persatuan sekaligus benteng dalam menjaga kondusivitas daerah.

Kapolres Sanggau AKBP Kadek Ary Mahardika menegaskan bahwa keberadaan tokoh adat memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Menurutnya, komunikasi yang baik antara Polri dan lembaga adat menjadi modal utama dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan.

“Kami meyakini bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Tokoh adat memiliki pengaruh besar dalam membangun kesadaran masyarakat, sehingga sinergi yang kuat akan semakin memperkokoh persatuan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” ujar AKBP Kadek Ary Mahardika.

Ia menambahkan, Polres Sanggau akan terus membuka ruang komunikasi dengan seluruh komponen masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun budaya. Menurutnya, pendekatan humanis dan kemitraan menjadi salah satu strategi penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian sekaligus memperkuat semangat gotong royong menjaga Kabupaten Sanggau.

Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi langkah Polres Sanggau yang aktif menjalin komunikasi dengan lembaga adat. Ia menilai hubungan yang harmonis antara kepolisian dan tokoh budaya merupakan fondasi penting dalam menjaga persatuan, melestarikan nilai-nilai adat, serta menciptakan suasana yang aman dan sejuk di tengah masyarakat.

Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi wujud nyata penguatan kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern. Dengan mengedepankan dialog, saling menghormati, dan semangat kebersamaan, seluruh pihak diharapkan mampu menjaga stabilitas daerah sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan yang hidup di tengah masyarakat Kabupaten Sanggau.

Melalui kegiatan ini, Polres Sanggau berharap hubungan baik yang telah terjalin dengan Keraton Surya Negara, Majelis Adat Budaya Melayu, Persatuan Orang Melayu, serta seluruh elemen masyarakat dapat terus berkembang menjadi kemitraan yang semakin solid.

Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga keamanan, mempererat persaudaraan, melestarikan budaya, dan mendukung pembangunan Kabupaten Sanggau yang aman, damai, serta harmonis. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Publis : Syarif HB 

02/08/2026

Pemkab Sanggau Gelar Pisah Sambut Kapolres, Wujud Apresiasi dan Soliditas Menjaga Daerah


Sanggau,faktadaerah.id Polda Kalbar - Suasana penuh kehangatan, rasa kekeluargaan, dan penghormatan mewarnai kegiatan Pisah Sambut Kapolres Sanggau dari pejabat lama AKBP Sudarsono, S.I.K., M.Si., kepada pejabat baru AKBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., yang digelar di Aula Hotel Harvey, Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Ilir Kota, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Jumat (31/7/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan Polres Sanggau sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Acara yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB itu diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Sanggau sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada jajaran Polres Sanggau atas sinergi yang telah terjalin selama ini. Momentum tersebut juga menjadi simbol keberlanjutan kerja sama antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Sanggau.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Sanggau Hendrikus Hengki, S.T., Anggota DPR RI Paolus Hadi, S.IP., M.Si., Danyonif 833/BD Letkol Inf. Riska Imron Rosadi, S.I.P., Kasdim 1204/Sanggau Mayor Inf. Duloh, Sekretaris Daerah Kabupaten Sanggau Aswin Khatib, M.Si., Pangeran Ratu Surya Negara Drs. Gusti Arman, M.Si., para Kepala OPD, pimpinan perbankan, Pejabat Utama Polres Sanggau, para Kapolsek jajaran, organisasi wanita, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan hingga berbagai paguyuban di Kabupaten Sanggau.

Dalam sambutannya, AKBP Sudarsono menyampaikan rasa syukur atas kesempatan dan kesehatan yang diberikan selama mengemban amanah sebagai Kapolres Sanggau. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau beserta seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat yang telah memberikan dukungan selama dirinya bertugas.

Menurut AKBP Sudarsono, memahami kultur masyarakat yang majemuk menjadi salah satu kunci utama dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat. Keberagaman etnis, budaya, dan agama di Kabupaten Sanggau dinilainya sebagai kekuatan yang harus terus dirawat melalui semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan. Meski demikian, dirinya menegaskan bahwa seluruh upaya yang dilakukan selama bertugas merupakan bentuk dedikasi untuk mendukung pembangunan daerah melalui terciptanya keamanan yang menjadi fondasi utama kemajuan Kabupaten Sanggau.

Sementara itu, Kapolres Sanggau yang baru, AKBP Kadek Ary Mahardika, mengawali sambutannya dengan memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan perjalanan pengabdiannya di institusi Polri. Ia mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh seluruh unsur Forkopimda, jajaran Polres Sanggau, serta masyarakat Kabupaten Sanggau.

AKBP Kadek Ary Mahardika juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan memerlukan dukungan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat.

Bupati Sanggau Yohanes Ontot dalam sambutannya menyampaikan bahwa pisah sambut bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan sebuah momentum yang sarat makna. Di satu sisi, masyarakat melepas seorang pemimpin yang telah memberikan pengabdian terbaik, dan di sisi lain menyambut hadirnya pemimpin baru yang akan melanjutkan estafet tanggung jawab dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Sanggau.

Ia menegaskan bahwa rotasi kepemimpinan di lingkungan Polri merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi untuk memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus memastikan kesinambungan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun selama ini diharapkan terus dipertahankan bahkan semakin diperkuat pada masa kepemimpinan yang baru.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada AKBP Sudarsono beserta keluarga atas dedikasi dan kontribusi nyata selama memimpin Polres Sanggau. Menurutnya, berbagai bentuk koordinasi yang terjalin antara Polres Sanggau dan Pemerintah Kabupaten telah memberikan dampak positif terhadap stabilitas keamanan serta mendukung kelancaran pembangunan di berbagai sektor.

Kepada AKBP Kadek Ary Mahardika beserta keluarga, Bupati Yohanes Ontot menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Sanggau. Ia optimistis pengalaman dan kapasitas yang dimiliki Kapolres baru akan semakin memperkuat sinergi antara Polri dan Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam mewujudkan daerah yang aman, damai, maju, dan sejahtera.

Kasi Humas Polres Sanggau, Ipda Thomson M. Pakpahan, mengatakan bahwa kegiatan pisah sambut tersebut bukan hanya menjadi rangkaian seremonial pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi simbol kesinambungan pelayanan Polri kepada masyarakat.

Menurutnya, semangat pengabdian yang telah dibangun akan terus dilanjutkan oleh kepemimpinan baru dengan mengedepankan profesionalisme, humanisme, serta kolaborasi bersama seluruh elemen daerah.

“Melalui momentum ini kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh komponen masyarakat semakin kuat. Polres Sanggau akan terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik demi terpeliharanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif,” ujar Ipda Thomson M. Pakpahan.

Pemerintah Kabupaten Sanggau menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada Polres Sanggau sekaligus cerminan soliditas kemitraan yang selama ini terjalin erat dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung pembangunan daerah, serta memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sanggau. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Publis : Syarif HB 

30/07/2026

SPBU 66.785.02 Balai Sebut Tegaskan Siap Diawasi Pertamina, BPH Migas, dan Aparat Penegak Hukum




SANGGAU,  –faktadaerah.id Pengelola SPBU Nomor 66.785.02 yang berlokasi di Desa Balai Sebut, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, membantah pemberitaan yang menyebut adanya dugaan penyimpangan dalam penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU tersebut.

Pihak pengelola menegaskan bahwa seluruh penyaluran BBM subsidi, baik Solar maupun Pertalite, dilakukan sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pemerintah, Pertamina Patra Niaga, dan BPH Migas.

"Tidak benar jika disebutkan bahwa Solar subsidi dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Seluruh transaksi penjualan BBM bersubsidi di SPBU kami mengikuti harga resmi yang telah ditetapkan pemerintah dan menggunakan sistem yang terintegrasi dengan Pertamina," tegas Oktavianus pihak pengelola dalam keterangannya.

Pengelola juga memberikan klarifikasi terkait aktivitas pengisian BBM ke dalam drum maupun jerigen yang sempat menjadi sorotan. Menurutnya, pengisian menggunakan wadah tersebut bukan dilakukan secara bebas, melainkan hanya kepada pihak-pihak yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memiliki surat rekomendasi atau dokumen yang dipersyaratkan oleh instansi berwenang.

"Pelayanan pengisian BBM menggunakan jerigen atau drum hanya dilakukan apabila seluruh persyaratan administrasi telah dipenuhi. Kami selalu berpedoman pada aturan yang berlaku," jelasnya.

Selain itu, pengelola membantah informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum aparat dalam penyaluran BBM bersubsidi sebagaimana disebutkan dalam pemberitaan sebelumnya. Menurut mereka, tuduhan tersebut disampaikan tanpa disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan maupun konfirmasi kepada pihak SPBU.

Pengelola menegaskan bahwa sejak beroperasi, SPBU 66.785.02 selalu berkomitmen menjalankan pelayanan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Mereka juga menyatakan terbuka apabila Pertamina Patra Niaga, BPH Migas, maupun aparat penegak hukum ingin melakukan pemeriksaan guna memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan sesuai ketentuan.

"Kami mendukung penuh apabila ada pengawasan ataupun pemeriksaan dari instansi yang berwenang. Kami siap memberikan data dan keterangan yang diperlukan sebagai bentuk transparansi," ujarnya.

Di akhir keterangannya, pengelola berharap setiap pemberitaan mengenai dugaan pelanggaran dapat mengedepankan prinsip keberimbangan, akurasi, dan verifikasi sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik, sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

29/07/2026

Ungkap Dugaan Curanmor di Sekayam, Polisi Amankan Motor dan Sejumlah Barang Bukti


Sanggau,faktadaerah.id Polda Kalbar - Polsek Sekayam, Polres Sanggau, berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau. Dalam penanganan perkara tersebut, polisi telah mengamankan seorang terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/15/VII/2026/SPKT/Polsek Sekayam/Polres Sanggau/Polda Kalbar, yang diterima pada Senin (27/7/2026). Laporan dibuat setelah korban mengetahui sepeda motor miliknya yang sebelumnya dititipkan di rumah kerabat telah hilang.

Peristiwa dugaan pencurian diketahui terjadi di rumah milik Darmanto yang berada di Dusun Bakai I, Desa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam. Pelapor, Kristinus Donata (26), warga Dusun Punti Meraga, Desa Nekan, Kecamatan Entikong, melaporkan kejadian tersebut setelah mendapati sepeda motor Yamaha F1ZR warna hitam miliknya sudah tidak berada di lokasi penyimpanan.

Berdasarkan keterangan pelapor kepada penyidik, sepeda motor tersebut telah dititipkan sejak Mei 2026 di rumah kerabatnya. Selanjutnya, pada Juni 2026, pemilik rumah kembali ke kediaman orang tuanya di Desa Nekan dan meminta pelapor mengambil sepeda motor sekaligus memeriksa kondisi rumah yang sementara dalam keadaan kosong.

Saat pelapor datang ke rumah tersebut pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, pintu rumah dibuka dan kendaraan yang dititipkan diketahui sudah tidak berada di tempat semula. Menyadari adanya dugaan tindak pidana, pelapor kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sekayam.


Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik Polsek Sekayam segera melakukan serangkaian tindakan kepolisian, mulai dari meminta keterangan pelapor dan saksi, mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan gelar perkara, hingga berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum sebagai bagian dari proses penyidikan.

Dalam proses penyelidikan, polisi berhasil mengamankan seorang pria berinisial DR (19), warga Dusun Kenaman, Desa Kenaman, Kecamatan Sekayam, yang saat ini berstatus sebagai terduga pelaku. Selain itu, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit sepeda motor Yamaha F1ZR warna hitam beserta kunci kontak, satu lembar STNK, satu buah senter warna hitam, satu kunci pas berbentuk Y ukuran 8-10-12, dua obeng mini, serta satu buah tang. Seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolsek Sekayam guna kepentingan penyidikan.

Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait tindak pidana yang terjadi di wilayah hukumnya.

“Setiap laporan yang disampaikan masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai prosedur hukum yang berlaku. Saat ini penyidik masih melengkapi alat bukti dan administrasi penyidikan untuk memastikan seluruh proses berjalan objektif, transparan, dan akuntabel. Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keamanan kendaraan dan segera melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana,” ujar AKP Sutikno.

Saat ini, penyidik Polsek Sekayam terus melengkapi administrasi penyidikan dan berkas perkara sebelum dilimpahkan sesuai tahapan hukum yang berlaku. Terhadap perkara tersebut, penyidik menerapkan dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana diatur dalam Pasal 477 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Polres Sanggau menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat melalui penanganan setiap laporan secara cepat dan profesional. Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus membangun kepedulian terhadap keamanan lingkungan sebagai langkah bersama dalam mencegah terjadinya tindak kriminalitas. _(Dny Ard / Humas Res Sgu)_

Publis : Syarif HB 

27/07/2026

Kodaeral XII Resmikan Pos Babinpotmar Tayan, Perkuat Pengawasan Perairan dan Hadirkan Bakti Sosial untuk Masyarakat


Sanggau,faktadaerah.id Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XII resmi memperkuat pengawasan jalur perairan dan pelayanan masyarakat di wilayah Kabupaten Sanggau melalui peresmian Pos Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) Tayan, Senin (27/7/2026).

Peresmian fasilitas baru yang berlokasi di Dusun Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir ini dirangkaikan dengan aksi sosial berupa Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial dalam rangka peringatan HUT Kodaeral XII dan TNI AL.


Rangkaian kegiatan yang berlangsung hangat dan sarat apresiasi ini dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral XII, Laksamana Muda TNI Sawa, S.E., M.M., CIQaR., yang hadir didampingi Ketua Daerah Kodaeral XII Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, serta jajaran pejabat utama Kodaeral XII.

Dalam sambutannya, Laksamana Muda TNI Sawa menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih setinggi-tingginya kepada jajaran Pemerintah Daerah, Kesultanan Tayan, unsur Forkopimda, tokoh adat, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah mendukung penuh berdirinya Pos Babinpotmar Tayan.

"Peresmian Posal Tayan bukan sekadar pembangunan fasilitas militer, tetapi wujud nyata kehadiran negara melalui TNI AL dalam menjaga keamanan perairan, mencegah pelanggaran hukum di jalur sungai, serta memberikan rasa aman bagi warga. Kami ingin Posal ini menjadi pusat sinergi dan sarana mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat," tegasnya.

​Dukungan dan apresiasi senada datang dari Pemerintah Kabupaten Sanggau. Mewakili Bupati Sanggau, Camat Tayan Hilir, Ayus, S.Pd., menyampaikan rasa bangga dan menyambut hangat kehadiran jajaran Kodaeral XII di wilayahnya.

Pihaknya mengapresiasi tinggi aksi nyata TNI AL yang tidak hanya fokus pada pertahanan, tetapi juga langsung menyentuh kebutuhan dasar warga melalui bakti sosial.

​"Kami mengapresiasi tinggi pelaksanaan Bakti Kesehatan, Bakti Sosial, dan peresmian Pos Babinpotmar ini karena manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat. Harapan kami, keberadaan Pos ini dapat semakin memperkuat sinergi menjaga situasi kondusif di Tayan Hilir, serta menjadikan Kodaeral XII semakin profesional, modern, dan dicintai rakyat," ungkap Ayus.

​Peresmian Pos Babinpotmar Tayan ini turut dihadiri oleh jajaran penting lintas sektor. Tampak hadir Raja Tayan Panembahan Anom Pakunegara Gusti Yusri, S.H., perwakilan PT ANTAM Tbk (Persero) UBPB Kalbar, Munadji, Danramil 1204/07 Kapten Inf Oktavia Andri Koto, Kapolsek Tayan Hilir, Iptu Dr Kusdarwanto, perwakilan PT ICA Heri S Sos, Anggota DPRD Sanggau Anselmus Effendi, Ketua DAD Tayan Hilir, Yanto Laung, Ketua MABM Tayan Hilir, H Irwansyah, Ketua DAD Toba, Levan SH, perwakilan MABT Tayan serta sejumlah pihak lainnya.

Kegiatan ini ditandai dengan pembukaan selubung papan nama, dan kemudian dirangkain dengan ​pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, penyerahan bantuan sembako, peninjauan program air bersih Pos Babinpotmar Tayan. [ red ]

23/07/2026

UNISBA Resmi Jadi Mitra PERADI Profesional, Pendidikan Advokat Siap Naik Kelas.



Bandung,faktadaerah.id Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Profesional resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Islam Bandung (UNISBA) untuk memperkuat pendidikan hukum dan meningkatkan kualitas profesi advokat di Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Rektor UNISBA Harits Nu'man dan Ketua Umum PERADI Profesional Harris Arthur Hedar. 

Selain itu, Fakultas Hukum UNISBA dan PERADI Profesional juga menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) terkait penyelenggaraan pendidikan profesi advokat di Kampus UNISBA, Bandung, Selasa (21/7/2026).


Kerja sama itu mencakup penyelenggaraan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), Pendidikan Profesi Advokat (PPA), penelitian, pengabdian kepada masyarakat, seminar, kuliah umum, pelatihan, hingga berbagai kegiatan akademik lainnya.

Ketua Umum PERADI Profesional Harris Arthur Hedar mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang hukum.


Menurutnya, profesi advokat membutuhkan sistem pendidikan yang mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya menguasai aspek hukum, tetapi juga memiliki integritas dan etika profesi.

"Kolaborasi antara organisasi advokat dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem pendidikan hukum yang melahirkan advokat profesional, berintegritas, beretika, dan berkarakter," kata Harris dikutip dari siaran pers yang diterima inilah.com, Rabu (22/7).

Ia menambahkan, peningkatan kualitas advokat harus dimulai dari pendidikan hukum yang bermutu, kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman, serta sinergi yang erat antara akademisi dan praktisi hukum.

Sementara itu, Rektor UNISBA Harits Nu'man menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, kemitraan dengan PERADI Profesional menjadi bagian dari upaya kampus memperkuat kualitas pendidikan tinggi, khususnya di bidang hukum.

UNISBA, kata dia, berkomitmen mendukung pelaksanaan berbagai program bersama yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, maupun praktisi hukum.

Sebagai bentuk implementasi kerja sama, UNISBA juga menyediakan ruang khusus bagi PERADI Profesional di lingkungan kampus. Fasilitas tersebut akan dimanfaatkan sebagai pusat penyelenggaraan PKPA, PPA, seminar, kuliah umum, diskusi ilmiah, pendidikan berkelanjutan, serta berbagai kegiatan profesi lainnya.

Ketua Dewan Pembina PERADI Profesional Fauzie Yusuf Hasibuan bersama jajaran pengurus turut menghadiri penandatanganan kerja sama tersebut. 

Hadir pula Wakil Rektor Bidang Kerja Sama UNISBA Ratna Januarita, Dekan Fakultas Hukum UNISBA Efik Yusdiansyah, serta jajaran pimpinan universitas.

Melalui kerja sama ini, kedua institusi juga sepakat memperkuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengembangan riset hukum, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta forum akademik yang membahas perkembangan hukum nasional maupun internasional.

Harris berharap sinergi antara organisasi advokat dan perguruan tinggi dapat menjadi model pengembangan pendidikan hukum di Indonesia.

"Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman, tetapi benar-benar diwujudkan dalam berbagai program yang dapat meningkatkan kualitas profesi advokat sekaligus mendukung tegaknya supremasi hukum di Indonesia," ujarnya.

(Syarif HB)