KEMBAYAN, SANGGAU –faktadaerah.id Kericuhan kembali terjadi di area SPBU Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Peristiwa tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar di media sosial dan memperlihatkan ketegangan hingga keributan antarwarga saat antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM) membludak.
Dalam video yang beredar, suasana di sekitar SPBU tampak memanas. Sejumlah warga terlihat terlibat adu mulut di tengah kondisi antrean yang padat. Situasi tersebut menunjukkan tingginya ketegangan warga ketika ketersediaan BBM tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang hendak mendapatkan bahan bakar.
Kericuhan semacam ini disebut bukan kali pertama terjadi di SPBU Kembayan. Persoalan antrean BBM yang panjang dan tidak tertib kerap menjadi pemicu ketegangan.
Selain persoalan antrean, warga juga menyoroti dugaan adanya praktik pelangsir, yakni pembelian BBM secara berulang untuk kemudian dibawa atau dijual kembali. Namun, dugaan tersebut masih perlu dibuktikan melalui pengawasan dan pemeriksaan dari pihak berwenang.
Kondisi semakin diperparah ketika stok BBM cepat habis sementara masih banyak warga yang belum mendapatkan bahan bakar. Situasi tersebut berpotensi menimbulkan kecemburuan dan gesekan di antara masyarakat yang sama-sama membutuhkan BBM.
Warga berharap pihak pengelola SPBU bersama aparat terkait dapat melakukan evaluasi terhadap sistem antrean dan mekanisme penyaluran BBM. Pengawasan yang lebih ketat dinilai penting untuk memastikan distribusi BBM berlangsung tertib, adil, dan transparan.
Masyarakat juga meminta agar dugaan praktik pelangsiran ditindaklanjuti apabila ditemukan bukti pelanggaran, sehingga BBM dapat benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan.
Jika persoalan tersebut tidak segera mendapat solusi menyeluruh, warga khawatir kericuhan serupa kembali terjadi dan mengganggu keamanan serta ketertiban di sekitar SPBU.
Catatan: Informasi mengenai dugaan pelangsiran dalam pemberitaan ini masih berupa keluhan dan dugaan yang berkembang di masyarakat. Diperlukan keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU dan aparat terkait untuk memastikan penyebab serta kronologi kericuhan tersebut.